Namun kendala medan yang sulit membuat opsi penanganan yang mungkin dilakukan. Yakni pemotongan kayu di tempat.
Agung menambahkan, material kayu tersebut masih merupakan sisa-sisa dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada 2019. Melalui upaya ini, diharapkan mampu memperkecil potensi banjir bandang yang kemungkinan terjadi.
“Kami potong jadi kecil-kecil sehingga nantinya tidak akan berpotensi menjadi bendung alam. Kalau sudah dipotong kecil-kecil kan mudah terbawa air ke bawah,” tutupnya.
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor: Dhita Septiadarma



















