“Saya berharap masyarakat tetap rukun untuk menjaga kesatuan Indonesia. Silakan dinilai dengan objektif dan benar, kalau cocok silakan pilih, jika tidak cocok tidak usah dipilih. Saya tidak akan menyarankan atau menyuruh saudara untuk memilih siapa, saudara nilai saja semua calonnya,” kata Mahfud saat dikonfirmasi awak media di Ponpes Sulaiman Trenggalek.
Penilaian yang dimaksud melalui rekam jejak hingga reputasi dari setiap kandidat Capres-cawapres. Dengan kata lain, masyarakat bisa memilah sesuai dengan hati nurani dan sesuai dengan harapan yang diinginkan.
Dalam kesempatan itu dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut jika mendapatkan tekanan atau intervensi dalam bentuk apapun dalam menyalurkan hak suaranya.
“Dalam memilih pemilih harus sesuai dengan apa kata hati terlebih harus bisa mewakili, seperti yang diajarkan dalam Fiqih Politik,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor :



















