Ridwan menambahkan, untuk menyikapi adanya kenaikan harga pihaknya akan melakukan beberapa langkah intervensi dengan mengadakan Gerakan Pangan Murah yang mulai digelar tanggal 8 Desember mendatang. Ridwan sekaligus berpesan kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.
“Jangan ada kepanikan dan jangan berbelanja berlebihan karena satgas pangan akan terus berupaya menyediakan pasokan pangan yang dibutuhkan masyarakat. Kami juga akan bekerjasama dengan para pedagang yang ada di pasar grosir untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan untuk 11 komoditas, yang utamanya adalah beras, cabai, bawang merah, bawang putih, gula, minyak goreng, dll,” imbuhnya.
Ditemui usai melakukan sidak, Direktur PD Pasar Joyoboyo Kota Kediri Djauhari Luthfi menghimbau kepada para pedagang untuk ikut menjaga ketersediaan stok di pasar dengan menyalurkan komoditas pangan kepada masyarakat.
“Kami menghimbau para pedagang agar tetap menyalurkan kebutuhan pokok pada masyarakat terutama menjelang momen natal dan tahun baru ini. Dan kami bersama Satgas Pangan akan berusaha untuk menstabilkan harga yang saat ini memang cenderung naik,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pedagang cabai di Pasar Grosir Zen Aman menuturkan jika sebelumnya ia bisa melayani permintaan pedagang 2 ton per harinya, kini akibat keterbatasan pasokan ia hanya bisa melayani 1 ton atau 50 persen. Zen memperkirakan kenaikan harga cabai akan terus terjadi hingga awal tahun depan. “Kenaikan ini disebabkan karena pasokan sedikit namun permintaan cukup banyak. Semoga dengan turunnya hujan beberapa hari ini bisa meningkatkan produktivitas petani cabai dan tidak terjadi gagal panen sehingga harga cabai kembali stabil,” harapnya.(*)
Editor: Dhita Septiadarma



















