Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) Mrican yang sudah overload, membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus berputar otak mencari lokasi pengganti untuk pembuangan akhir sampah.
Kepala DLH, Gulang Winarno mengatakan mau tidak mau pihaknya harus mencari alternatif lain untuk lokasi baru TPA. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Perhutani untuk meminta lahan yang akan digunakan untuk TPA.
“Kita mencari alternatif lain, selain Mrican kita mencari tempat baru saat ini pengajuan di Perhutani,” ungkap Gulang kepada wartawan, Jumat (15/12/2023).
Gulang mengatakan koordinasi dengan Perhutani sudah dilakukan pada November lalu. Jika memang disetujui maka rencananya TPA akan berlokasi di petak satu F1 dan petak satu F2, yang masih berada di Desa Mrican Kecamatan Jenangan. Ditargetkan pada pertengahan 2024 lahan sudah bisa digunakan untuk TPA.
“Di pertengahan tahun depan bisa menikmati apa yang telah diajukan ke Perhutani,” paparnya.



















