Menurut Sunariyo, pemadaman api dimulai sekitar pukul 19.17 WIB hingga selesai pukul 20.15 WIB. Sementara itu, selama proses pemadaman api tidak ada kendala ataupun hambatan.
Hasil olah tempat kejadian perkara, kejadian tersebut berawal adanya api muncul di rumah tersebut yang kemudian dengan cepat merambat ke dalam dapur.
“Kami memastikan bahwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa ataupun mengalami luka-luka,” bebernya.
Meski begitu, lanjut dia, pemilik rumah hanya mengalami kerugian material yang diperkirakan Rp 20 juta berupa bangunan dengan ukuran 6 x 6 meter. Sedangkan, nilai yang berhasil diselamatkan sekitar Rp 100 juta. “Kalau penyebabnya kebakaran dikarenakan korsleting listrik,” ungkap Sunariyo. (diy)



















