Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Tafsir kerugian akibat kebakaran di Kabupaten Trenggalek mencapai Rp 1,82 miliar. Rekapitulasi tafsir kerugian itu merujuk laporan tahunan kejadian kebakaran sepanjang tahun 2023 di Bumi Menak Sopal.
“Untuk total kejadian kebakaran selama tahun 2023 sebanyak 83 kejadian,” kata Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Triadi Admono, Selasa (2/1).
Puluhan kebakaran yang didominasi rumah beserta bangunan milik warga lainnya itu dipengaruhi banyak sebab. Mulai dari korsleting listrik, tabung gas, kelalaian manusia hingga belum diketahui penyebabnya. Human eror menempati peringkat utama penyebab kebakaran.
“Untuk penyebab kebakaran bermacam-macam. Kelalaian 62 peristiwa, korsleting listrik 15 peristiwa, tabung gas 2 peristiwa dan belum diketahui penyebabnya 4 peristiwa,” imbuhnya.
Sementara merujuk persebaran kejadian, Kecamatan Trenggalek mendominasi dengan jumlah 18 kali peristiwa. Disusul Kecamatan Karangan 13 kali peristiwa, Kecamatan Pogalan 9 kali peristiwa, Kecamatan Gandusari 8 peristiwa, serta Kecamatan Tugu dan Durenan masing-masing 6 peristiwa.



















