Setelah dilihat ternyata benda itu adalah bom militer sejenis mortir. Akhirnya saksi memanggil operator vibro lain dan menceritakan soal penemuan besi tersebut ke warga lain. “Diamankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Polisi yang mendapat laporan segera meluncur ke lokasi. Tim penjinak bom dari Polda Jatim pun turun dan mengamankan mortir. Bom militer jenis mortir dengan ukuran panjang 55 sentimeter.
Sementara , diameter 14 sentimeter dalam kondisi sudah berkarat. Diduga bom itu masih aktif bisa meledak kapan saja. Bom diduga sisa dari peninggalan zaman Belanda.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lokasi diberi tanda police line sehingga aman dari jangkauan warga. (zIz)


















