Saat ditanya terkait surat suara yang rusak, ia menjelaskan sudah melakukan pemisahan, yang nantinya dilaporkan ke pihak percetakan melalui KPU Provinsi.
“Sudah kami pisahkan mana yang rusak seperti ada noda, juga terpotong, nantinya akan di evaluasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Indah (32) warga Kecamatan Taman yang juga salah satu tenaga pelipat suara mengaku baru pertama ikut melipat.
“Sehari bisa tembus hingga 200 lembar surat suara. Adapun beberapa yang rusak tapi dipisahkan,” tandasnya.
Reporter:Rio/Andik



















