Petani Apel Terpuruk, DPKP Kota Batu Diakui Terjadi Sejak 2012

 Batu, SEJAHTERA.CO – Nasib petani apel yang ada di Kota Wisata Batu semakin hari semakin terpuruk, karena tidak lagi menjanjikan. Mereka kini lebih banyak beralih ke tanaman buah jeruk karena dirasa menguntungkan.

 

Hal ini ditanggapi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu, Heru Yulianto yang menerangkan bila menurunnya produksi apel karena ekosistem pertaniannya mengalami perubahan.

Read More

“Memang tidak bisa dipungkiri, penyebabnya yaitu faktor cuaca atau global warming dan degradasi tanah. Dari situ, banyak petani yang beralih ke tanaman lain dan kekurangan produksi. Terhitung sejak tahun 2012 hingga 2023 separuh petani apel memang sudah beralih ke jeruk,” katanya, Minggu (11/02).

 

Para petani apel beralih menanam jeruk dan jambu kristal, seperti masyarakat di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Penurun tanaman apel, lanjutnya, dikarenakan beberapa faktor yaitu penurunan tanah atau degradasi tanah, usia lebih dari 25 tahun dan iklim.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *