Gempa Guncang Kabupaten Garut, Terjadi Kepanikan di RSUD dan Pasien Diinfus Berlarian

Garus, SEJAHTERA.CO – Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Garut, Minggu (28/4/2024).

 

Sebanyak 110 rumah rusak dan 77 kelapa keluarga (KK) dan tujuh orang dilaporkan luka-luka akibat gempa di Kabupaten Garut.

Read More

Kemudian, salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut tepatnya di Jalan Miramareu juga terdampak.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin, dan Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa magnitudo 6,5.

 

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin  menyampaikan, pasca gempa banyak bangunan di Kabupaten Garut yang terdampak, salah satunya RSUD Pameungpeuk.

Ia mengungkapkan pada saat kejadian sempat terjadi kepanikan di RSUD Pameungpeuk, sehingga beberapa pasien yang sedang diinfus pun memaksakan diri untuk menghindar dan mencari tempat yang aman.

 

Meski demikian, imbuh Barnas, saat ini kondisinya sudah kembali normal, dan pasien pun sudah kembali ke ruangannya masing-masing.

Ia mengimbau kepada masyarakat jika terjadi bencana khususnya gempa bumi, untuk  memprioritaskan melakukan penyelamatan diri dan juga beberapa anggota keluarga yang memang masih harus diselamatkan, seperti anak-anak.

 

“Jadi jangan berpikir masalah waduh bagaimana mengamankan kendaraan, mengamankan surat-surat, perhiasan, itu tinggalkan, jadi yang paling penting nyawa dulu, ” ucapnya.

Ia juga berharap masyarakat harus mulai mengetahui terkait hal apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi, seperti contohnya titik kumpul agar masyarakat sudah tahu harus kemana apabila terjadi bencana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *