Ratusan Pedagang Pasar Protes Kenaikan Retribusi 400 Persen, Ini Kata Mas Syah Wakil Bupati Trenggalek

Ratusan Pedagang Pasar Protes Kenaikan Retribusi 400 Persen, Ini Kata Mas Syah Wakil Bupati Trenggalek

“Kami ucapkan banyak terima kasih, masukan ini akan kami perhatikan karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Masalah mendasar perda ini, terakhir perda tahun 2023. Usianya sudah 12 tahun, semenjak itu belum pernah ada perubahan retribusi, padahal inflasi sudah sangat luar biasa,” kata Mas Syah kepada para pedagang.

Secara detail, pasar itu terbagi dalam tiga objek yaitu pelataran, los dan kios. Dalam perda lama, retribusi los tidak sama, rata-rata sekitar Rp 300 per hari per meter persegi, sementara dalam perda lama itu tarif retribusi kios masih Rp 100 per hari. Atas dasar itu, pemerintah melakukan penyesuaian tarif sehingga dalam perda yang baru tarif kios dinaikkan di atas los.

“Pergeseran angka dari Rp 100 menjadi Rp 350 inilah yang menjadikan kelihatan 300 atau 400 persen. Pada dasarnya kalau ditinjau dari itu, sebetulnya pemanfaatan kios dari dulu lebih rendah daripada los Rp 300 banding Rp 100. Cuma bedanya, kalau dulu los itu narik-nya pakai karcis setiap hari sehingga tidak terasa, nanti ditarik setiap sebulan dengan perhitungan 1 tahun,” imbuhnya.

Read More

Sementara untuk yang kios, Mas Syah menyebut, sejak dulu sudah perhitungan satu tahun, ditarik tiga bulan atau 30 hari sehingga setornya terlihat agak tinggi. Misalnya Rp 50 ribu per bulan sedangkan los Rp 300 per hari sehingga terlihat besar. Padahal penarikan itu tidak dilakukan serta merta, namun disesuaikan dengan aktivitas pedagang.

“Kalau pedagang pasaran dikalikan pasaran artinya tidak setiap hari, sedangkan yang dagangnya setiap hari maka pengaliannya setiap hari,” imbuhnya.

Menyikapi itu, Mas Syah bakal melakukan evaluasi serta kajian untuk merumuskan solusi terbaik sehingga tidak merugikan masyarakat. Termasuk memaksimalkan sosialisasi sebelum implementasi aturan sehingga ketika ada kebijakan, penyesuaiannya tidak menimbulkan gejolak masyarakat.

“Ini menjadi masukkan bagi kita dan akan kita tampung, sesuai tuntutan pedagang pasar akan kita sesuaikan lagi. Kalau perlu akan kita evaluasi dan lebih kita sosialisasikan lagi,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *