Sejumlah peserta tersebut terlihat memakai kostum unik seperti pakaian khas Kabupaten Kediri. Menurut Muji Harjita, konsep tersebut dikelola bagi peserta lomba karnaval dengan maksud menunjukkan kebudayaan Kabupaten Kediri.
Sedangkan, rute yang ditempuh peserta sekitar 17 kilometer melewati desa-desa mulai dari Bulupasar, Wonosari, Kambingan, Menang, Wates Tepus dan kembali menuju Simpang Lima Gumul. Dari rute tersebut, mereka melintasi tempat bersejarah Kabupaten Kediri yakni Totok Kerot dan Petilasan Jayabaya.
“Ini sangat jelas memperkenalkan Kabupaten Kediri bahwa peduli wisata terutama budaya sepeda unta. Lewat acara inilah Kabupaten Kediri bisa dikenal seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Gimo Hadiwibowo



















