Lebih lanjut, Marsudi mengatakan bahwa pihaknya memiliki target besar yang mengacu pada ketentuan dari Kemendagri, seperti perekaman e-KTP yang memiliki target sebesar 99,4% yang saat ini masih berproses mencapai 97,81%.
“Kekurangan ini, akan kita kejar dalam waktu 6 hingga 7 bulan di tahun ini dengan berbagai strategi. Mulai dari memaksimalkan pelayanan di kantor, di Mall Pelayanan Publik dan di setiap kelurahan,” ungkapnya.
Kemudian untuk target lain, yaitu Kartu Identitas Anak (KIA), Dispendukcapil mendapatkan target 80% dari Kemendagri dan Kota Kediri telah melampaui target tersebut dengan capaian sebesar 82%. Meskipun demikian, Marsudi mengaku tetap berharap baik itu capaian perekaman e-KTP ataupun KIA tetaplah 100%, karena penduduk adalah syarat berdirinya suatu Negara.
“Tidak hanya e-KTP dan KIA, tapi juga dengan dokumen kependudukan lainnya yang akan kita upayakan untuk memaksimalkan capaiannya. Oleh karena itu, hari ini kita juga mengajak pengguna layanan mulai dari sekolah, forum Ketua RT/RW untuk mengikuti FKP agar bisa menyampaikan ke masyarakat bahwa tugas dari Dispendukcapil adalah dasarnya pelayanan untuk semua hal yang dilaksanakan oleh warga Negara,” jelasnya di akhir wawancara.
Editor: Dhita Septiadarma



















