Madiun, SEJAHTERA.CO – Banyaknya kader yang mengajukan diri sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Madiun disebut diduga karena stagnasi dinamika politik di sana. Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik, Ali Fauzi yang pernah menjadi Ketua KPU Kota Madiun 2003-2007.
Seperti diketahui, sejumlah Bacawawali mulai melakukan mesin politiknya dengan mengunjungi atau bersilaturahmi ke partai politik di Kota Madiun.
Hal tersebut mengundang berbagai spekulasi dari sejumlah masyarakat khususnya awam bahwa sebenarnya maksud dan tujuan bersilaturahmi seperti apa.
Menanggapi adanya hal ini, Ali mengatakan, punya pandangan tersendiri tentang kegiatan tersebut.
“Para politikus Kota Madiun sudah banyak mengalami kejenuhan, karena stagnasi dinamika perpolitikan,” ujarnya pada Rabu (12/6/2024).
Ia menambahkan tidak ada pergerakan serta progres dalam dinamika politik Kota Madiun karena masih ada 1 bakal calon Wali Kota, dan sisanya masih berebut Wakil Wali Kota Madiun.



















