“Para peserta diharapkan mendapatkan ilmu sebagai bekal untuk bersama- sama melakukan upaya dan edukasi menyukseskan gerakan sekolah bebas rokok sehingga para remaja usia kurang dari 18 tahun dapat tersosialisasi,” jelasnya.
Sebagai wujud komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pencanangan gerakan sekolah bebas rokok dan peningkatan penerapan kawasan tanpa rokok.
Untuk menyukseskan implementasi gerakan sekolah bebas rokok, Dinas Kesehatan Kota Kediri telah bekerja sama dengan Dinas Cabang Pendidikan Wilayah Kediri, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kemenang, Koramil, dsb untuk berkolaborasi menyukseskan gerakan bebas rokok dan kawasan rokok di sekolah.
“Semoga seluruh OPD dan instansi terkait bisa bersinergi untuk membulatkan tekad mengurangi dampak atau risiko dari rokok, melakukan peningkatan edukasi terutama untuk remaja serta menyukseskan gerakan sekolah bebas rokok,” pungkasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Adam Nuron Awabin salah satu peserta dari SMA 5 Taruna Brawijaya.
“Kegiatan ini sangat bagus untuk siswa SMA karena sekarang ini banyak pemuda yang belum cukup umur tapi sudah merokok, sehingga dengan kegiatan ini teman-teman bisa mendapatkan edukasi seperti dampak merokok, kemudian diberikan informasi pula mengenai bagaimana cara untuk berhenti merokok,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini dirinya berharap para remaja bisa mengetahui dampak atau risiko bahaya merokok sehingga mereka bisa lebih memperhatikan kesehatan.
Editor: Dhita Septiadarma



















