“Kalau untuk BPBD sendiri ada tiga unit truk tangki. Nantinya juga ada dari PDAM,” katanya.
Dia mengatakan sama seperti tahun lalu, bagi yang merasa kesulitan air bersih bisa koordinasi dengan perangkat desa. Nantinya desa akan koordinasi dengan BPBD.
Selanjutnya truk tangki bermuatan 5 ribu liter lebih bakal dropping air ke lokasi yang telah ditentukan. “Dan dropping air itu gratis,” katamya.
Sampai saat ini, lanjutnya belum ada permintaan air bersih. Ini karena sebagian warga sudah antisipasi dan beberapa di antaranya masih ada hujan.
Editor: Dhita Septiadarma
Reporter: Abdul Aziz Wahyudi



















