Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek memasang blue line tsunami safe zone.
Garis biru zona aman tsunami itu jadi titik evakuasi aman bagi masyarakat terdampak bencana.
“Jadi blue line tsunami safe zone itu titik aman evakuasi bagi masyarakat terdampak bencana,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono.
Garis biru zona aman tsunami itu salah satunya terpasang di wilayah Kecamatan Panggul. Pemasangan garis zona aman itu bebarengan dengan pelaksanaan festival Gempa Bumi dan Tsunami (Gempi) di Pantai Konang Trenggalek.
“Jadi dalam kegiatan susur jalur evakuasi itu sekaligus dilakukan penandaan blue zone,” imbuhnya.
Edukasi yang dikemas dalam simulasi itu menjadi langkah mitigasi Trenggalek menghadapi potensi bencana tsunami. Terlebih, merujuk pemetaan BNPB, 17 desa di tiga kecamatan meliputi Panggul, Watulimo dan Munjungan masuk zona rawan tsunami.
“Sebelum di Konang, tahun lalu kita lakukan kegiatan serupa di wilayah Pantai Prigi,” ujarnya.



















