Untuk mengantisipasi kecelakaan lain dia sudah menyiapkan upaya sementara. “Setelah kejadian ini, pengendara roda empat tidak boleh melintas dulu. Kami akan memasang water barrier dan papan peringatan pada sisi utara dan selatan JPL 243 agar tidak ada pengguna roda empat yang melintas,” ungkapnya.
Selain JPL 243, Panji menyebut, masih ada satu lagi perlintasan yang baru dibangun pos jaga dan palang pintu perlintasan, yakni di Desa Pulosari Kecamatan Ngunut yakni JPL 233. Namun kondisi JPL 233 masih sama dengan JPL 243 karena belum memiliki petugas jaga.
Baca Juga : Mbak Wabup dan Mbak Chica Kompak Serahkan Beasiswa dan Bingkisan untuk Veteran dan Pelajar Kabupaten Kediri
Dia memastikan petugas jaga palang pintu perlintasan di JPL 233 akan disiapkan bersamaan dengan petugas jaga pada JPL 243. Nantinya, masing-masing JPL tersebut akan dijaga oleh empat orang petugas selama 24 jam secara bergantian.
“Setelah kejadian ini, kami akan segera melakukan evaluasi. Hal itu untuk plotting petugas yang akan disiapkan untuk berjaga pada dua JPL yang baru selesai dibangun tahun ini. Bulan Agustus ini kami pastikan sudah mulai beroperasi,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















