Manuver Politik Silistiowati Tak Bisa Dianggap Remeh, Pengamat Politik Memprediksi Suara PDIP Terpecah

Manuver Politik Silistiowati Tak Bisa Dianggap Remeh
Pengamat Politik Universitas Bhinneka PGRI (UBHI) Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko saat memberikan pernyataan soal manuver Susilowati yang meninggalkan PDIP dan maju dengan partai lain pada Pilbup 2024 di Tulungagung.(isal/sejahtera.co)

Namun, menjelang akhir pendaftaran, dia mengejutkan publik dengan mendapatkan rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai cawabup. Hal ini semakin menunjukkan jika peran Susilowati bukan orang yang bisa diremehkan begitu saja utamanya dalam urusan politik.

Baca Juga :Kompetisi Futsal Antar-pelajar Kapolres Ponorogo Cup Resmi Ditutup, Ajang Persiapan Hadapi Porprov 2025

“Sebenarnya isu Susilowati disandingkan dengan Budi Setiahadi ini sudah terjadi sejak lama. Tetapi hebatnya, dia bisa meyakinkan PDIP jika dirinya tetap stay dan patuh arahan partai. Namun, kenyataannya di hari terakhir pendaftaran dia maju melalui partai lain,” ungkapnya.

Read More

Manuver yang dilakukan Susilowati ini, disebut Andreas akan memecah suara dukungan PDIP. Mengingat saat ini ada tiga tokoh dari PDIP yang maju pada Pilbup 2024. Meski di depan publik PDIP akan menyangkal, tapi hal itu diyakini tidak terelakkan.

Andreas memprediksi, suara dari PDIP Tulungagung terpecah menjadi tiga kubu, dimana mereka akan mendukung Maryoto Birowo, Gatut Sunu, dan Susilowati. Namun dari ketiga tokoh tersebut, pihaknya memiliki keyakinan kuat jika kubu itu kebanyakan akan lebih memihak kepada Susilowati.

Baca Juga :Diduga Palsukan Surat Keterangan Ghoib, Kades di Kediri Dilaporkan ke Polisi

“Susilowati ini sudah lama dinaungi PDIP, bahkan sempat menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Tulungagung. Nah kontribusinya selama ini tentunya tidak bisa disepelekan, meskipun dirinya tidak secara terang-terangan mengajak pendukungnya untuk membelot,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *