Fanni menyampaikan, dalam proses pemadaman api itu sempat kesulitan mendapatkan air dan sempat mengambil air sebanyak dua kali. Meski begitu, penanganan api di tepi jalan sudah dilakukan untuk mengantisipasi merambat keatas (Lereng Gunung Klotok). Selain itu, pihaknya juga melaporkan kepada polisi terkait kejadian tersebut.
“Tentunya untuk mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran di musim-musim seperti ini,” bebernya.
Disinggung mengenai penyebab kebakaran, dia memastikan bukan karena faktor alam. Tetapi, dirinya menyebut bahwa adanya faktor manusia. Sedangkan, luas lahan terbakar secara keseluruhan hampir mencapai satu hektare. Tak hanya itu, bambu-bambu yang berada di pinggir jalan tersebut juga turut terbakar.
“Yang jelas ini bukan faktor alam ada unsur kemungkinan kebakaran lahan atau sampah yang tidak diawasi,” ungkap Fanno Eryanto.




















Great Article bro, slot gacor situs slot gacor