Ayam-ayam tersebut diwarnai menggunakan pewarna tekstil, lalu dikeringkan sekitar 3 jam sebelum siap dijual. Untuk harga, satu box ayam warna-warni yang berisi 102 ekor dibanderol seharga Rp250.000.
Baca Juga :Terjadi Anomali Cuaca, ini Pesan BPBD Kabupaten Kediri untuk Warga
“Paling jauh penjualan ke Semarang, Jogja, Lombok, dan Papua. Omzet rata-rata per bulan bisa mencapai Rp50 juta,” ungkap Jumain.
Selain merawat dan memberi pakan ayam-ayamnya, Jumain juga mengawasi proses pewarnaan yang dilakukan secara hati-hati agar tidak membahayakan ayam-ayam tersebut.
Warna-warna yang digunakan pun beragam, mulai dari merah, kuning, hijau, hingga biru.
Baca Juga :Kepala Kejari Jombang: Agunan Kredit PD Panglungan Gunakan Milik Perorangan
Salah satu pembeli, Rina, mengaku sering membeli ayam warna-warni untuk mainan anak-anaknya.
“Warnanya bagus dan cerah. Tadi saya beli 15 ribu untuk ayam sama keranjangnya,” pungkas Rina.



















