Selain menyelamatkan, warga juga membawa bayi tersebut ke RS Nirmala Kecamatan Mojoroto Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga :Baru Dilantik, Puluhan Anggota DPRD Tulungagung gadaikan SK Pengangkatan
Bayi itu diketahui dalam keadaan hidup dan sehat. Saat ditemukan, kondisinya dibalut dengan jaket bekas terkena semen bongkaran rumah yang mana di sebelahnya ada bangunan di tanah kosong serta diletakkan di potongan keramik.
Tjatur Satrijo Utomo, warga setempat mengaku, saat ditemukan kondisi bayi tidak menangis, hanya diam saja sambil memejamkan matanya.
Dia kemudian mengelus kening bayi laki-laki tersebut. “Pertama mata kanannya terbuka, terus mata kiri dan kanan juga terbuka,” katanya saat ditemui.
Baca Juga :Empat Ton Gunungan Jambu Merah Gondangmanis Jadi Rebutan Warga usai Diarak
Terlepas hal itu, Satrijo bersama keluarganya mengevakuasi bayi tersebut ke RS Nirmala Kota Kediri. Setelah sampai di rumah sakit, Purnawirawan Polisi itu merasa senang karena sempat melihat bayi laki-laki itu sempat tersenyum.
“Saya senang si bayi ini sempat senyum, wah ini harapan hidup,” ucapnya.
Dirinya juga menyampaikan, bayi pertama kali ditemukan oleh Yumi, seorang pemulung sekaligus pengepul rosokan yang tinggalnya di belakang perumahan setempat.
Saat mencari dan mengumpulkan rongsokan, dia tiba-tiba menangis dan berteriak ketika melihat bayi yang berada di sebuah bongkaran bangunan rumah sedang direnovasi.
“Dari situlah melaporkan ke pos satpam dan saya. Lalu saya datang ke lokasi untuk menyelamatkan bayi serta melaporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.



















