DLH Jatim Tanam Bambu di Dilem Wilis Trenggalek, Ternyata ini Tujuannya

DLH Jatim Tanam Bambu di Dilem Wilis Trenggalek, Ternyata ini Tujuannya
Penanaman bambu di Dilem Wilis. (angga/sejahtera.co)

“Tentunya saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang telah berupaya maksimal menjadikan kawasan ini menjadi kawasan lestari lingkungan. Sekaligus kawasan pencadangan ekosistem hutan,” pungkasnya.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau akrab disapa Mas Ipin menambahkan, alasan tanaman bambu di pilih. Selain mudah ditanam tanpa ribet, bambu juga memiliki segudang manfaat.

Baca Juga :Atlet Tarung Drajat Asal Kota Batu, Aryo Pandu Raih Medali Emas PON XXI 2024

Read More

Baik aspek penyediaan air, penyerap karbon dioksida, apek perekonomian hingga sumber pangan. Sebab rebung dari bambu itu juga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pangan.

“Termasuk juga ruas bambunya bisa digunakan untuk konstruksi, kerajinan dan segala macam. Jadi gunanya banyak sekali dan perawatannya relatif mudah,” kata Mas Ipin.

Mas Ipin menyebut, untuk mewujudkan sesuai dengan cita-cita hingga lahirnya kebun raya bambu itu memang butuh proses panjang.

Baca Juga :Atlet Tarung Drajat Asal Kota Batu, Aryo Pandu Raih Medali Emas PON XXI 2024

Langkah itu sekaligus sebagai mitigasi untuk keberlanjutan generasi penerus, mengingat Trenggalek menjadi daerah yang kerap terdampak kekeringan ditengah laju penduduk yang terus bertumbuh.

“Saya masih ingat ketika mendapat nasehat kakek ketika masih hidup. Wong Nggalek lek pengen tetel, alase kudu ketel yang artinya kalau masyarakat Trenggalek ingin sejahtera maka hutannya harus terjaga,” ujarnya.

Baca Juga :Kecelakaan di Tulungagung Libatkan Tiga Kendaraan

“Nasehat ini didapat kakek dari Bung Karno ketika berpidato di Alun-alun Trenggalek sekitar tahun 1950-an,” tukasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *