Salah satunya adalah program bapak presiden terpilih (Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka) yakni makan siang bergizi.
Baca Juga :Keracunan Massal Menimpa Warga Desa Junjung Tulunggaung, Satu Korban Meninggal Dunia
“Itu sudah kita lakukan ujicoba kurang lebih ada 8000 siswa dan siswi. Ini kita siapkan sebanyak 30 ribu siswa dan siswi paud,” katanya.
Disinggung mengenai 100 hari kerja, Mas Dhito mengaku, sudah dilakukan sejak terpilih periode sebelumnya.
Menurutnya, 100 hari kerja hanyalah sebuah gimik bagi dirinya. Sebab, dia bersama Mbak Dewi (sapaan akrab Dewi Mariya Ulfa) akan kerja sejak awal nanti ketika dilantik jika terpilih kembali sampai dengan masa purna jabatan.
Baca Juga :Nomor Urut Pilgub Jatim Ditetapkan, Luluk-Lukman 01, Khofifah-Emil 02, Risma-Gus Han 03
“Alasan memilih Mbak Dewi dalam proses pemerintahan yang dicari adalah kenyamanan dan keamanan dalam bekerja. Kalau kita berdua masih bisa berlanjut artinya kami membuktikan tidak ada keretakan kita berdua,” ungkapnya.
Setelah mendapatkan nomor urut masing-masing, kedua paslon cabup dan cawabup akan melaksanakan kegiatan kampanye di wilayah Kabupaten Kediri selama 60 hari mulai dari 25 September 2024 sampai dengan 23 November 2024 mendatang.
Untuk diketahui, Mas Dhito- Mbak Dewi diusung sebanyak enam partai politik terdiri dari PDI Perjuangan, PKS, Golkar, Gerindra Demokrat, PAN, serta 10 partai non-parlemen.
Baca Juga :KPU Kota Blitar Tetapkan Dua Pasang Cawali, Segera Undi dan Bakal Deklarasi Damai
Sedangkan, Deny-Mudawamah diusung dua partai politik yakni PKB dan NasDem.



















