Seluruh Kecamatan di Trenggalek Dilanda Kekeringan, 34 Ribu Jiwa Kesulitan Air Bersih

Seluruh Kecamatan di Trenggalek Dilanda Kekeringan, 34 Ribu Jiwa Kesulitan Air Bersih
Petugas saat mendistribusikan bantuan air bersih. (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kekeringan di Kabupaten Trenggalek merata. Seluruh kecamatan di Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek terimbas kekeringan. Dampaknya sebanyak 34 ribu warga kesulitan air bersih.

Baca Juga :Angin Puting Beliung di Empat Dusun Kayen Kidul, Puluhan Rumah Ditambah Satu Musala Rusak

“Data terbaru kekeringan melanda 66 desa di 14 kecamatan. Dengan kata lain seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Trenggalek terimbas,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono.

Read More

Sebelumnya, per 7 Oktober 2024, Kecamatan Kampak menjadi satu-satunya daerah yang belum terdampak kekeringan. Padahal desa-desa lain yang terimbas kekeringan rutin mengajukan bantuan distribusi air bersih.

Namun kondisi cuaca kemarau berkepanjangan membuat Desa Bendoagung Kecamatan Kampak mengalami kekeringan. Tambahan wilayah terdampak kekeringan itu membuat seluruh daerah di 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek terimbas kekeringan.

Baca Juga :Bunda Fey “FREN” Paparkan Program “Satu Keluarga, Satu Sarjana”

“Dari 152 desa dan 5 kelurahan, saat ini ada 66 desa yang dilaporkan mengalami kekeringan,” imbuhnya.

Sebanyak 66 desa itu, tercatat Kecamatan Panggul paling parah dengan jumlah 15 desa meliputi Desa Terbis, Besuki, Ngrencak, Karangtengah, Nglebeng, Kertosono, Banjar, Manggis, Panggul, Tangkil, Wonocoyo, Depok, Bodak, Ngrambingan dan Gayam. Disusul 8 desa di Kecamatan Tugu.

“Meliputi Pucanganak, Nglinggis, Dermosari, Ngepeh, Prambon, Winong, Duren dan Gading,” ujarnya.

Baca Juga :Musim Peralihan El Nino ke La Nina Timbulkan Cuaca Panas Ekstrem di Bulan Oktober

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *