Baca Juga :Bangun Pedestrian, Dinas PUPR Kota Blitar Gelontorkan Rp 1,3 Miliar
Ia beralasan, ada sejumlah pertimbangan salah satunya yakni soal keamanan. Dirinya mengklaim jika dilaksanakan di gedung sekolah dari sisi pengamanan bisa lebih ketat, dan satu pintu.
“Sebelum memutuskan kita sebelumnya juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian termasuk pihak sekolah, dan akhirnya diputuskan di gedung salah satu sekolah,” urainya.
Baca Juga :Manfaatkan Kampanye, Mas Ibin Gelar Nobar Timnas, Bakal Gulirkan Program Pembinaan Sepakbola
Selain itu, dalam pelaksanaan debat publik pihak KPU Kabupaten Ponorogo juga akan melibatkan sejumlah panelis yang berasal dari akademisi dan praktisi politik.
Baik yang berasal dari Ponorogo maupun luar daerah. Sedangkan untuk pelaksanaan debat nanti seluruh calon bupati (cabup) maupun calon wakil bupati (cawabup) akan diikuti masing masing pasangan.
Baca Juga :Pelipatan Surat Suara Dimulai, KPU Kota Blitar: Ada 2 Ribu Cadangan
“Panelis nanti ada 3 sampai 5 orang. Kalau komposisi debat tidak ada pembagian, jadi semua diikuti pasangan tidak cabup sendiri cawabup sendiri,” tandas Gaguk.



















