Pihaknya berharap warga Blitar tak menyebarluaskan tayangan itu. Karena dikhawatirkan menjadi konsumsi bebas.
Pasca-viral, akun yang menayangkan juga sudah lenyap. Meski begitu, jejak digital masih ada. “Kami sedang menelusuri akun medsosnya,” ujarnya.
Dalam tayangan itu terlihat dua sejoli tengah berdiri. Si pemeran perempuan hanya mengenakan celana dalam warna hitam saja. Sementara pria mengenakan kaus hitam tanpa mengenakan celana sama sekali.
Awalnya hanya beradu bibir tetapi ujung-ujungnya main “permen”. Informasinya, ternyata tayangan mesum itu tak hanya 1, tetapi seabrek. Ternyata tak hanya itu saja tayangan mesum.
Ada sejumlah tayangan lain dalam bentuk mas****si. Si perempuan melakukan VCS alias video cal sex dan bercumbu. Hasil penelusuran, akun yang itu adalah Pai*****t dan Raf***8. Hanya saja sempat ditelusuri ternyata akun sudah lenyap. Tetapi sejumlah warga sudah keburu merekam.



















