Blitar, SEJAHTERA.CO – Berbagai cara dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar mendongkrak peminat KB pria atau vasektomi. Salah satunya dengan memberikan kompensasi uang usai menjalani operasi untuk memotong saluran sperma.
Baca Juga :Satgas TMMD 122 Kodim 0809 Kediri Sosialisasi Kadarkum untuk Warga Desa Pagung
Hal itu diungkapkan Kepala DP3AP2KB Kota Blitar Parminto. Dia mengakui memang ada stimulus bagi suami yang hendak menjalani operasi kecil vasektomi. Salah satunya dengan memberikan uang Rp 1,2 juta.
Uang itu untuk kompensasi atau pengganti. Pasalnya usai operasi vasektomi harus istirahat. “Kan suami yang biasanya bekerja harus istirahat dulu karena baru operasi. Nah sebagai penggantinya ada kompensasi Rp 1,2 juta uang pengganti karena sedang istirahat,” katanya, Rabu (23/10/2024).
Baca Juga :Pendaftaran PPPK di Lingkup Pemkot Blitar Ditutup, Formasi 201 yang Melamar 222
Dia mengatakan setiap tahun pihaknya menggelar program vasektomi. Program ini gratis alias tak berbayar. Pada 2024 ini pihaknya mentargetkan 20 pria atau suami untuk bisa mengikuti vasektomi.



















