Baca Juga :Foto ASN dan Paslon Dianggap Tak Langgar UU Pilkada, Ini Keterangan Bawaslu Tulungagung
Sementara, Kapolsek Perak AKP Tri Prayogi membenarkan, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Selasa pagi. “Korban diketahui pergi dari rumah pada Senin (28/10/2024) siang dengan membawa sepeda, namun tidak kembali hingga dilaporkan hilang,” ujarnya.
Setelah dievakuasi, polisi melakukan visum luar pada jenazah korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi dan memilih langsung membawa jenazah untuk dimakamkan.
Baca Juga :Imbas Kerusuhan, Rakor Tiga Pilar Tulungagung Sepakat Bekukan Kegiatan Perguruan Silat
“Jenazah sudah kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan setelah memastikan tidak ada tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban adalah anak berkebutuhan khusus,” pungkas AKP Tri Prayogi.



















