“Trenyuh ketika mendengar banyak program yang dikurangi. Dan ternyata pasangan SAE punya visi misi sama dengan program Kawula Alit,” kata mantan ketua DPRD Kota Blitar ini.
Mantan ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini menambahkan, usai bertatap muka dengan pasangan SAE, ternyata sudah dijelaskan. Bahwasanya ketika SAE mengemban Amanah, siap untuk melanjutkan dan menambah program pro rakyat. Seperti bantuan sosial, Pendidikan, ekonomi dan lain sebagainya. “Sudah saatnya Kota Blitar lebih sejahtera lagi,” katanya.
Dukungan satu kata memenangkan SAE itu dilontarkan di hadapan para ratusan pendukungnya. Mulai tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga kota. Bahkan, pendukung Kawula Alit dari berbagai daerah siap untuk mengerahkan timnya memenangkan SAE. Ormas Kawula Alit sendiri merupakan ormas yang dikomandani Samanhudi Anwar.
Ormas ini tak hanya di Blitar saja melainkan melebar hingga ke sejumlah daerah. Mulai Tulungagung, Trenggalek dan lain sebagainya. Para anggotanya adalah warga biasa atau yang lebih dikenal dengan wong cilik.
Baca Juga :Lalu Lintas di Dua Titik Trouble Spot Direkayasa Forum LLAJ Tulungagung
Kembali ke pernyataan Samanhudi, karena dinamika politik setiap tahun berubah, timnya juga sudah punya strategi baru. Semua menyasar kalangan. Mulai kalangan muda, dewasa hingga para lansia. Dengan ribuan simpatisan Kawula Alit, yakin untuk mengembalikan kejayaan jargon APBD Pro Rakyat di tim SAE nanti. “Keluarga dan anak saya juga siap turun,” katanya.
Sebelumnya, M. Samanhudi Anwar dua kali berada di balik jeruji. Selain kasus korupsi juga terbaru kasus perampokan Wali Kota Blitar Santoso di rumah dinas. Atas perbuatannya Samanhudi diganjar 2 tahun. Dan pada akhir 2024, Samanhudi pun menghirup udara bebas. Ketika sampai di Kota Blitar disambut meriah para pendukungnya.



















