“Ini menjadi atensi bagi kami. Makanya tiap tahun kami berusaha sekuat tenaga untuk bisa menghimpun zakat dari warga. Nanti kami salurkan lagi ke yang berhak menerima,” kata Ali Maschan Moesa.
Baca Juga :Pemkab Jombang Perkuat Komitmen Pembangunan Jangka Panjang Lewat Internalisasi RPJPD
Untuk mewujudkannya baznas pun gencar menghimpun zakat. Pada 2023 lalu perolehan zakat dari seluruh Jawa Timur sekitar Rp 36 miliar. Dan jelang akhir tahun ini bisa lebih banyak lagi. Dengan begitu, bisa ikut membantu dan mensejahterakan warga yang berhak menerima.
“Banyak program kami. Termasuk di antaranya pemberdayaan UMKM dan lain sebagainya. Makanya kami berusaha menghimpun dana sebanyak-banyaknya dari Masyarakat untuk membantu sesama,” jelasnya.
Baca Juga :Mendes PDT Yandri Susanto Lepas Ekspor Kendang Djembe di Blitar Senilai Rp 17 Miliar
Dia mencontohkan Tulungagung Menyusun RKAT sebesar Rp 12 miliar. Rinciannya bakal dijlentrehkan dengan gamblang. Begitu juga dengan daerah-daerah lain. Bimbingan teknis penyusunan RKAT tahun 2025 di Tulungagung diikuti sejumlah daerah di Jawa Timur. Berlangsung mulai 5-7 November.



















