Pj Wali Kota Kediri menjelaskan namun selama tiga tahun berjalan, SI MALIK belum dimanfaatkan secara optimal. Sebab masih 77,45 persen OPD dan unit kerja saja yang memanfaatkan dan melaporkan agenda kegiatan ke SI MALIK. Dalam monitoring evaluasi ini, sekaligus menampung saran masukan dari PIC di tiap OPD untuk pengembangan sistem ini ke depannya.
Baca juga:Pj Wali Kota Kediri Beri Pengarahan Pejabat Struktural Pemerintah Daerah
Potensi SI MALIK ini cukup besar salah satunya sebagai prototype kalender event tahunan Kota Kediri. Di era digital saat ini penyebaran informasi ke masyarakat sangat mudah dan cepat. Maka harus diimbangi dengan penyebaran informasi yang valid melalui berbagai platform digital terkait kinerja dan program pemerintah. Sehingga tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah juga semakin meningkat.
“Terlebih pada pemerintahan baru ini ada nomenklatur baru Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi. Dimana digitalisasi menjadi fokus utama guna menjawab tantangan zaman. Saya berharap digitalisasi di Kota Kediri tak hanya sekedar glorifikasi dan tempelan nama tetapi benar-benar berjalan baik,” jelasnya.
Turut hadir, Asisten Administrasi Umum Tanto Wijohari, Kepala Diskominfo Apip Permana, dan tamu undangan lainnya.



















