Dua Pekan Jalani Karantina, Tangis Paskibraka Kabupaten Kediri Pecah Saat Bertemu Orang Tua

Anggota Paskibraka Kabupaten Kediri 2026 saat dipertemukan dengan kedua orang tuanya di Pendopo Panjalu Jayati Kamis siang.
Anggota Paskibraka Kabupaten Kediri 2026 saat dipertemukan dengan kedua orang tuanya di Pendopo Panjalu Jayati Kamis siang.(foto: bakti wijayanto)

KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Dua pekan menjalani karantina dan pemusatan pelatihan tanpa bertemu orang tua membuat pertemuan Paskibraka Kabupaten Kediri berlangsung penuh haru. Tangis pun pecah ketika para anggota Paskibraka dipertemukan kembali dengan orang tua masing-masing di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (13/8/2026) siang.

Baca juga:BPK Jatim Bersihkan Cat Vandalisme di Kereta Mbah Gleyor Kediri

Momen tersebut berlangsung setelah upacara pengukuhan Paskibraka Kabupaten Kediri yang dipimpin Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana.

Read More

Sebelum bertemu orang tua, para Paskibraka berdiri tegap dengan mata terpejam sambil diiringi lagu kebangsaan. Di tengah suasana khidmat itu, orang tua diminta mencari dan mendekati anak masing-masing.

Begitu pertemuan terjadi, suasana berubah haru. Pelukan dan tangis mewarnai pertemuan setelah dua pekan mereka menjalani karantina di Stadion Chanda Bhirawa Pare.

Beberapa orang tua tampak berulang kali mengusap air mata dengan punggung tangan. Namun, rasa haru dan rindu membuat air mata kembali mengalir.

Salah satunya Bambang Sutrisno dan Indanawiyati, orang tua Rani, anggota Paskibraka asal MAN 2 Kabupaten Kediri. Pasangan yang tinggal di Kertosono tersebut mengaku bangga melihat perubahan putri bungsunya setelah menjalani rangkaian pembinaan Paskibraka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *