Blitar, SEJAHTERA.CO – Angka okupansi atau jumlah warga Blitar Raya yang menggunakan jasa kereta api terus meningkat.
Pasca Covid-19 mereda, dari tahun ke tahun angka penumpang baik yang turun atau naik di Stasiun Blitar ada tren kenaikan.
Baca Juga :Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, ini Lahan untuk Tanam Jagung yang Dibuka Polres Nganjuk
DAOP 7 Madiun mencatat, jumlah penumpang yang naik dari Stasiun Blitar periode Januari hingga Oktober 2024 atau selama 10 bulan, mencapai 646.346 penumpang. Nah, jumlah tersebut meningkat dari tahun 2023 periode yang sama yang mencapai 574.339 penumpang
“Okupansi penumpang kereta api di Stasiun Blitar mengalami kenaikan sebesar 13 persen atau sekitar 72.007 penumpang dibandingkan tahun 2023 periode Januari – Oktober. Itu terdiri dari KA jarak jauh dan KA commuter line,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo, Senin (4/11/2024).
Baca Juga :Tangkap Pelaku Penganiayaan di Ngronggot, Ini yang Diamankan Polres Nganjuk
Kuswardojo mengatakan, peningkatan jumlah penumpang ini tak terlepas dengan peningkatan pelayanan di Stasiun Blitar. seperti tersedia fasilitas meliputi water station gratis, peningkatan layanan informasi, fasilitas lost and found, ruang menyusui, pos kesehatan, hingga pemisahan boarding gate bagi penumpang KA jarak jauh dan KA Commuter Liner.



















