Dalam pemetaan itu, petugas menemukan sebanyak 50 titik kerusakan di jalan sepanjang 2,5 kilometer penghubung Kampak – Watulimo itu.
Titik kerusakan itu mulai dari aspal mengelupas hingga berlubang cukup dalam sehingga membahayakan pengguna jalan. “Untuk diameternya bervariasi,” imbuhnya.
Baca Juga :TMKI Salurkan Bantuan Sosial Rutin untuk Lansia di Kediri dan Nganjuk
Untuk sementara waktu, pihaknya memasang tanda peringatan di titik kerusakan untuk memudahkan pengguna jalan mengetahui area kerusakan jalan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada saat melintas di jalur itu.
“Kita koordinasikan dengan instansi terkait, menurut rencana perbaikan akan dilaksanakan pada tahun depan,” pungkasnya.
Sebelumnya jalan rusak itu dikeluhkan warga. Warga mengungkapkan kekecewaannya dengan memasang banner bernada satire yang ditujukan kepada pemerintah. Banner yang terpampang di jalan itu kemudian viral di media sosial.



















