“Tahap berikutnya kita perkuat tanggul ini dengan cor beton dan di sisi sebelah barat juga dilakukan hal yang sama. Untuk pengerukan sampah barongan ori satu hari selesai dan perbaikan tanggul ini untuk antisipasi cegah banjir susulan,” ujarnya, Selasa (12/11/2024).
Baca Juga :Bawaslu Kabupaten Blitar Temukan Oknum KPPS Tidak Netral, Berfoto dengan Pose Jari
Sementara itu, Stefanus Joko Sukrisno Kepala BPBD Kabupaten Kediri mengatakan untuk penanganan tanggul jebol akibat luapan air ini, pihaknya berkoordinasi lintas instansi dan bergotong-royong bersihkan material yang tutupi jalan akibat jebolnya tanggul.
“Ada 2 RT yang terdampak banjir akibat tanggul jebol ini masing-masing RT 07/RW O4 , RT 08, RW 04, dan total rumah yang alami rusak ringan, sedang dan berat ada 120 rumah,” katanya.
Baca Juga :Pilkada Serentak 2024, Kader Nasdem Kediri Nyatakan Tegak Lurus
Rumah warga yang terdampak kerusakannya di antaranya rumah Karjio, Sarni, Supiatin,Yahni Surateman,Sukini Ajis,Mujiem Mujiati, Mukini, Tirah, Bani, Dwiyani, Katijan, Widodo, Suminto, Muhaimin, Purnomo, Samuji.



















