Hadi menambahkan jika saat ini tim BPBD dibantu dengan dengan masyarakat serta TNI dan Polri masih berupaya membersihkan material dengan alat seadanya sambil menunggu datangnya alat berat milik BPBD.
“Untuk sementara jalan kami tutup total, masyarakat bisa mencari jalan alternatif lain,” tandasnya.
Sementara itu, Rianto salah satu warga menuturkan kejadian bermula pada Senin malam. Saat itu cuaca hujan deras mengguyur sejak siang. Longsoran pertama terjadi dengan intensitas kecil, tak berselang lama disusul longsoran kedua dengan material yang lebih banyak.
“Kejadiannya habis magrib kemarin, pohon-pohon seperti manggis ikut roboh dan menutup jalan,” terangnya
Rianto juga menjelaskan jika material longsor yang menutup jalan menyebabkan aktivitas warga terganggu. Hal ini menyebabkan warga sekitar harus memutar sejauh kurang lebih 7 kilometer.
“Kalau kendaraan tidak bisa, kalau jalan kaki mungkin masih bisa tapi harus berhati hati,” pungkasnya.



















