Pun, tidak menutup kemungkinan jumlah saksi saat ini bakal bisa bertambah.
“Saya tidak mau menyebut secara detail saksi, yang jelas kami masih terus bekerja dan dan tidak menutup kemungkinan akan kita periksa lagi sebagai upaya pengembangan,” jelasnya.
Agung juga menyebut selain ada saksi baru yang diperiksa, Korps Adhyaksa juga mendapatkan barang bukti baru yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Baca Juga :Debat Publik Terakhir Pilwali Kota Kediri, Jalan Urip Sumoharjo Ditutup Total, Ini Penjelasannya..
Menurutnya barang bukti baru tersebut berupa dokumen. Namun, Agung kembali lagi tidak menyebutkan secara rinci barang bukti tersebut diamankan dari mana.
“Disita dari mana, kami belum bisa sampaikan. Termasuk kerugiannya berapa belum bisa kami sampaikan, karena kita masih akan koordinasi dengan ahli,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Ponorogo tengah menelisik dugaan penyelewengan dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo. Dugaan penyelewengan dana BOS itu, ditelisik mulai tahun 2019 hingga 2024 ini.
Baca Juga :Jelang Debat Kedua Cawali-Cawawali Kota Kediri, Patusan Personel Gabungan Diterjunkan
Penyelidikan diawali adanya pengaduan dari masyarakat yang merasa janggal terkait pemanfaatan dana BOS di sekolah tersebut.



















