“Rumah hanyut 1 dan rumah roboh 1. Saat kejadian penghuni sudah menyelamatkan diri,” katanya.
Di Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun juga terdampak banjir. Rumah sempat terendam Kali Kebo. Di Dusun Kedungrejo, Desa Kedungwungu ada tujuh rumah yang terendam air hingga 1,5 meter.
Di Dusun Kedungwungu, Desa Kedungwungu terendam Kali Kebo ada lim rumah termasuk 1 unit SPBU mini. Di Desa Birowo, Kecamatan Binangun lima rumah terendam banjir akibat luapan Sungai Birowo. Di Dusun Kalijinggo, Desa Birowo, Kecadmatan Binangun ada 17 rumah yang sempat terendam.
Bahkan, pemakaman umum juga terdampak banjir hingga nisan ikut amblas porak poranda. “Selain itu ada belasan kambing juga hilang terbawa arus banjir,” jelasnya.
Baca Juga :Antisipasi Penyalahgunaan, Senpi Anggota Polres Jombang Diperiksa
Banjir juga merusak infrastruktur. Di antaranya di Desa Wates, Kecamatan Wates, empat jembatan dan 3 rumah terdampak banjir. Empat jembatan yang rusak dan tak bisa dilewati. Di Dusun Mojorejo, Desa Mojorejo, Kecamatan Wates juga ada empat rumah yang terkena banjir dan 1 rumah terkena longsoran.
Di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben juga ada tanah longsor menimpa tembok dapur rumah Waluyo Dusun Pehlumbu Desa Pagergunung. Tanah longsor di Jalan penghubung Sumbernanas. Ada pula longsor dan banjir yang sempat menggenangi jalur kereta api antara Stasiun Kesamben dengan Stasiun Pohgajih hingga membuat tiga perjalanan kereta api terganggu.
Baca Juga :Enam Kecamatan di Malang Selatan Dikepung Banjir dan Tanah Longsor
Ivong menambahkan, hingga berita ini diturunkan pihaknya bersama instansi terkait masih berada di lokasi. Selain mendata para rumah terdampak juga memberikan bantuan sembako, terpal dan kebutuhan lain. Utamanya warga yang rumahnya tak bisa ditempati lagi.



















