Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Pohon rentan roboh hingga potensi timpa pengguna jalan di Kabupaten Trenggalek dipangkas. Pemangkasan itu untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah korban pohon tumbang.
Sejauh ini ada empat korban tertimpa pohon tumbang di Kabupaten Trenggalek, satu di antaranya meninggal dunia.
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, pemangkasan pohon rentan roboh hingga berpotensi menimpa pengguna jalan itu dilakukan oleh petugas gabungan, mulai dari TNI-Polri, BPBD hingga Dinas Perhubungan.
Pemangkasan dilakukan mulai dari Jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung hingga Jalan Nasional Trenggalek – Ponorogo.
Baca Juga :Polisi Razia Warung Kopi di Tanjunganom Nganjuk, 76 Botol Miras Berbagai Merek dan Jenis Disita
“Kita lakukan penyisiran mulai dari perbatasan Trenggalek – Tulungagung hingga Ponorogo,” kata Triadi, Rabu (11/12).
Pemangkasan pohon itu tak hanya menyasar pohon yang sudah berusia tua atau lapuk, namun juga beberapa pohon yang menjorok ke jalan. Pemotongan batang pohon yang menjorok ke jalan itu dilakukan sebagai antisipasi timbulnya korban jiwa saat pohon itu tumbang.
“Agar lebih efektif, tim dibagi menjadi dua. Satu tim bergerak dari Karangsoko ke timur sampai perbatasan Tulungagung dan satu tim lagi bergerak ke arah barat sampai perbatasan Ponorogo,” imbuhnya.



















