Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Resnarkoba Polres Nganjuk menggelar razia minuman keras (miras) ilegal yang dijual di warung kopi yang berada di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Senin (9/12/2024). Sebanyak 76 botol minuman keras berbagai merek dan jenis disita.
Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, IPTU Heru Prasetya mengatakan, sudah mengamankan seorang tersangka berinisial MA(47), warga Dusun Kranggan, Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan berbagai barang bukti berupa 2 jerigen dan 23 botol berisi arak jawa, 11 botol anggur putih, 10 botol kawa-kawa, 12 botol anggur merah, 11 botol ciu, 4 botol Alexis, dan 3 botol minuman keras jenis Api. Artinya total ada 76 botol miras dengan berbagai merek dan jenis diamankan polisi.
Baca Juga :Minimnya Kesadaran Pengolahan Sampah Jadi Penyebab Banjir
Lanjutnya tersangka diduga melanggar Pasal 82 jo Pasal 83 huruf (a) Peraturan Daerah Kabupaten Nganjuk Nomor 4 Tahun 2018 tentang Retribusi Perizinan Tertentu. Ancaman hukumannya adalah sanksi administratif dan pidana sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan aktivitas yang mencurigakan. Ini demi kebaikan dan keamanan kita bersama,” tambah IPTU Heru.
Baca Juga :Seribu Personel Disiapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polres Nganjuk berkomitmen terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
Sementara itu Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro menambahkan bahwa pihaknya berhasil mengungkap kasus penjualan minuman beralkohol tanpa izin.
Operasi tersebut dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk pada Jumat, 6 Desember 2024, sekitar pukul 17.00 WIB, setelah adanya laporan dari masyarakat.
Baca Juga :Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Kediri, Harga Telur Rp 25.000 per Kilogram
“Kami menerima laporan dari warga tentang aktivitas penjualan minuman keras tanpa izin di salah satu warung di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom. Tindakan ini langsung kami tindak lanjuti untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujar AKBP Siswantoro.(st4)
Reporter : Inna Dewi Fatimah



















