UMK 2025 Naik Jadi 6,5 Persen, APINDO Tulungagung Minta Pengkajian Ulang

UMK 2025 Naik Jadi 6,5 Persen, APINDO Tulungagung Minta Pengkajian Ulang
Ketua APINDO Kabupaten Tulungagung, Nur Wakhidun saat memberikan pernyataan soal kenaikan UMK 2025 (isal/sejahtera.co)

Mengingat, secara aturan UMK ini memberikan upah yang sama bagi para pekerja meski mereka memiliki latar belakan pendidikan seperti lulusan SD, SMP, SMA maupun Sarjana. Karena seharusnya terdapat perbedaan dalam pemberian UMK sesuai dengan masing-masing kategori tersebut.

“Ya seharusnya memang dibedakan sesuai kategori masing-masing. Dikhawatirkan jika hal ini menyebabkan kecemburuan antar pekerja nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga :Tanggulangi Banjir di Ponorogo, BNPB Bakal Memodifikasi Cuaca

Read More

Meski demikian, dia optimis jika tahun depan roda perekonomian di Tulungagung akan cenderung berjalan lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya, meskipun tetap ada tekanan ekonomi.

Setelah perhelatan pemilu dan pilkada, muncul harapan daya beli masyarakat di Kabupaten Tulungagung kembali meningkat. Selain itu, terpilihnya pemimpin negara serta daerah dapat memberikan kebijakan-kebijakan baru untuk peningkatan perekonomian.

Baca Juga :Banjir Ponorogo Menelan Dua Korban Jiwa, Meninggal Dunia Setelah Terseret Banjir

“Tekanan dan beban dalam perekonomian memang akan tetap ada, tetapi jika melihat dua faktor tadi, seharusnya masih ada harapan perekonomian di Tulungagung kembali meningkat pasca Covid-19,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *