Jelang Nataru, Pemkab Kediri Sampaikan Surat Edaran ke Pengelola Industri Pariwisata

Jelang Nataru, Pemkab Kediri Sampaikan Surat Edaran ke Pengelola Industri Pariwisata
Kawasan wisata Ironggolo dan Dolo di Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. (bakti/sejahtera.co)

Ditambahkan Solikin, perlunya sinergi dengan pelaku usaha UMKM setempat untuk penyediaan kebutuhan wisatawan untuk peningkatan perekonomian lokal. Tidak naikkan tarif lokal masuk ke lokasi wisata dan perlunya mitigasi kebencanaan terhadap usaha wisata dan sinergi dengan BPBD, TNI, Polri, RS terdekat dan PMI.

Baca Juga :Setahun, Kantor Imigrasi Kelas 2 Non TPI Blitar Terbitkan 31.871 Lembar Paspor, Ada yang Ditolak Disinyalir PMI Ilegal

“Ini untuk keselamatan keamanan dan kenyamanan wisatawan. Perlu juga adanya layanan informasi terkait jam operasional, aturan khusus dan kegiatan yang ada di lokasi wisata selama liburan secara fisik dan digital,” urainya.

Read More

Dijelaskan Solikin, Pemkab Kediri imbau pelaku usaha wisata untuk terapkan wisata berkelanjutan, tidak buang sampah sembarangan, memperhitungkan kapasitas data tampung pada daya tarik lokasi wisata untuk hindari kerusakan lingkungan.

Baca Juga :Polres Nganjuk Beri Penghargaan dan Kenaikan Pangkat Personel

“Pengelola wisata hendaknya juga memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan BPBD karena saat ini musim hujan dan cuaca ektrem,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *