SPDP Pembunuhan Satu Keluarga Ngancar Diterima Kejari, Jaksa Langsung Bentuk Tim Peneliti

SPDP Pembunuhan Satu Keluarga Ngancar Diterima Kejari, Jaksa Langsung Bentuk Tim Peneliti
Tersangka kasus pembunuhan sekeluarga saat digelandang petugas kepolisian.(rizky/sejahtera.co)

Baca Juga :Peringati Hari Ibu, Tangis Haru Siswa RA KM Fathul Huda Pecah saat Momen Minta Maaf dan Basuh Kaki Ibu

Aksi keji tersebut disebabkan lantaran Yusa yang emosi langsung memukulkan martil seberat lima kilogram ke arah leher dan kepala Kristina hingga tewas.

Teriakan dan keributan yang terjadi sebelumnya membuat Agus Komarudin terbangun. Lelaki berusia 35 tahun itu juga memukul kakak iparnya itu menggunakan senjata yang sama hingga tewas.

Read More

Nahas, Christian Agusta Wiratmaja, siswa kelas VII SMPN 2 Wates yang mendengar keributan jelang Subuh itu.

Baca Juga :Polres Kediri Siagakan 356 Personel dan Dirikan 5 Pos Pam untuk Operasi Lilin Semeru 2024

Demikian pula Samuel Putra Yordaniel si bungsu. Keduanya turut dipukul menggunakan palu. Christian meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Samuel yang ditemukan kritis pada Kamis (5/12/2024) lalu dilarikan menuju ke RS Bhayangkara Kediri.

Setelah menghabisi nyawa tiga kerabatnya, Yusa membawa kabur mobil Toyota Avanza warna silver milik Agus. Dia juga membawa lari ponsel, uang tunai, handycam, dan beberapa barang berharga lainnya.

Baca Juga :Mengaku Dihinggapi Masalah Keluarga, Wanita Melakukan Percobaan Bunuh Diri, Tapi Digagalkan Warga dan Polisi

Dia nekat melakukan aksi itu karena sakit hati tidak diberi utangan oleh Kristina.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *