Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Satlantas Polres Batu juga sudah menyiapkan sejumlah rekayasa lalin. Selain jalur alternatif, pihaknya juga akan memberlakukan sistem one way jika nantinya terjadi peningkatan yang signifikan.
“Maka akan ada pengaturan-pengaturan, mulai dari pengaturan rekayasa lalu lintas khususnya di Kota Batu, ada ruas-ruas yang dialihkan tertentu Simpang Tiga Pendem sampai dengan Pertigaan Among Tani ini juga akan kita lakukan dua metode untuk rekayasa,” ungkap dia.
Rekayasa pertama dilakukan jika arus lalu lintas mulai mengalami kenaikan darı kendaraan – kendaraan menuju Kota Batu. Pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Polres Malang Kabupaten, untuk menyampaikan informasi volume kendaraan di jalur-jalur rawan kemacetan mulai darı keluar GT Singosari, hingga masuk Kota Batu.
Baca Juga :Jelang Malam Tahun Baru, Polres Nganjuk Fokus Pengamanan Ketat di Wilayah Rawan Kejahatan
“Menggunakan sistem pasang surut sistem, kalau arusnya masih cukup maka dua naik ke atas, satu turun ke bawah,” katanya.
Tapi jika arus lalin terus mengalami peningkatan, hingga kecepatan kendaraan tak lebih darı 5 kilometer per jam, maka skema one way diberlakukan darı Jalan Raya Pendem atau Jalan Ir. Soekarno, hingga masuk di Kecamatan Batu Kota, tepatnya di Simpang Tiga Jalan Dewi Sartika.
Baca Juga :Terjadi 90 Bencana dalam Setahun, BPBD Kota Blitar: Mayoritas Pohon Tumbang
“Artinya dari pertigaan Simpang Tiga Pendem sampai Among Tani (Simpang Tiga Dewi Sartika) kalau orang berjalan dengan kendaraan sudah lebih dari satu jam, karena kecepatan 5 km per jam, maka kita akan betul-betul memperlakukan one way system,” tutupnya.



















