Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantui peternak dan petani di wilayah Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, awal Januari ini sejumlah sapi telah dilaporkan mati mendadak dengan gejala mirip penyakit PMK.
Baca Juga :Apel Usai Libur Nataru di Pemkab Jombang Diwarnai ASN Berlarian hingga Main Ponsel
Seperti dikatakan, Kayun (73) warga Dukuh Setutup Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Sapi miliknya mengalami gejala PMK dengan sejumlah ciri-ciri mulai mulut dan hidung berlendir, sapi tidak bisa berdiri, bagian kuku mengalami luka serta tidak memiliki nafsu makan.
“Sudah ada seminggu gejala seperti ini, tidak bisa berdiri,” ungkap Kayun, kepada koranmemo.com, Senin (2/1/2024).
Kayun menambahkan jika saat ini dirinya hanya bisa mengobati secara mandiri dengan pemberian obat semprot antibiotik. Selain itu, hewan ternak yang terjangkit juga terpaksa harus disuapi karena tidak memiliki nafsu makan.
“Punya dua, yang kena PMK satu. Belum ada mantri hewan yang ke;sini,” jelasnya.



















