Sementara itu, perangkat desa Jimbe, Muh Azis Eko Febrianto, mengatakan jika data sementara sudah ada empat ekor sapi milik warga yang mati secara mendadak dengan gejala seperti PMK.
Baca Juga :Petirtaan Sumberbeji Ditetapkan Sebagai Situs, Ini Kata Disdikbud Kabupaten Jombang
Pun, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan dan mantri hewan.
“Kalau yang mati empat, yang sakit baru satu yang dilaporkan. Sudah, dilaporkan tapi belum ada yang datang (mantri hewan),” jelasnya.
Dia menambahkan jika munculnya kasus tersebut sekitar 10 hari terakhir. Bila dihitung jumlah kerugian yang dialami peternak akibat sapi yang mati tersebut mencapai puluhan juta. Keempat sapi tersebut berjenis Brahman.
Baca Juga :Berkah Libur Nataru, Produsen Kue Bolen Pisang di Desa Keras Jombang Banjir Pesanan
“Kalau kerugian puluhan juta rupiah, ya yang mati kemarin sudah langsung dikubur oleh pemiliknya,” tandas Eko.



















