Menurut petugas BPBD Jombang, Imam Fauzi, banjir kali ini juga berdampak pada empat kecamatan lain, yakni Kecamatan Mojowarno, Diwek, Sumobito, dan Kecamatan Perak, dengan total tujuh desa terdampak. Desa Kademangan menjadi wilayah terparah dengan 474 kepala keluarga terdampak.
“Ketinggian air rata-rata antara 150-170 centimeter. Penyebabnya adalah debit air dari hulu yang terlalu tinggi sehingga sungai meluap,” jelasnya.
Baca Juga :Pedestrian Kota Batu Dibangun dengan Inovasi Teknologi Terkini
Hingga kini, warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu kondisi air surut. BPBD terus memantau situasi untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut.


















