Kreativitas Purwadi, Perajin Rospring Bernilai Tinggi, Buat Replika Kapal Dewaruci Rp 2 juta hingga Wakulnya Diminati Luar Jawa

Kreativitas Purwadi, Perajin Rospring Bernilai Tinggi, Buat Replika Kapal Dewaruci Rp 2 juta hingga Wakulnya Diminati Luar Jawa
Purwadi menunjukkan kreasi produknya dari bambu dalam bentuk wakul apik. (aziz/sejahtera.co)

“Sempat membuat miniatur rumah joglo yang masih belum dirilis, karena masih eksperimen yang lebih lanjut. Mudah-mudahan selesai,” katanya.

Baca Juga :Kios Utara Makam Bung Karno Bakal Ditata Ulang, Ini Kata Kepala Disbudpar Kota Blitar

Dia mengatakan proses pembuatan juga mudah. Bahan baku bambu juga melimpah. Sementara bengkel kerjanya di rumah. Untuk pembuatan produk bervariasi. Seperti untuk pembuatan miniatur kapal paling cepat satu hari satu produk. Sementara wakul paling cepat satu hari, bisa buat tujuh produk.

Read More

Untuk harga produk bervariasi. Mulai Rp 10 ribu hingga Rp 2 juta. Contoh wakul bambu ada 3 jenis, yakni ukuran hajatan, nasi matang setengah kilo, tiga perempat, satu kilo dan lima kilo. Wakul hajatan harganya dipatok Rp 25 ribu berukuran standar.

Terus untuk nasi matang setengah kilogram, tiga perempatan, satu kilo sampai 5 kilogram. Untuk yang lima kilogram dibanderol harga Rp 200 ribu per picis.

Baca Juga :Longsor Bambu di Jalan Raya Kedungsimbar, Akses Malang-Kediri Sementara Tutup Total

“Kalau miniatur kapal Rp 2 juta. Sementara ukuran panjangnya 1 atu meter model Dewaruci. Pembuatannya hampir sepuluh hari. Karena memang rumit,” kata bapak dua anak ini.

Saat ini, lanjutnya yang menjadi kendala adalah susahnya mencari pekerja. Utamanya yang memiliki sense of art atau naluri untuk membuat karya seni.

Meski begitu, pihaknya tak patah arang. Ada 3 pekerja sudah ada yang membantunya. Maklum, seiring dengan moncernya pemasaran via online, pesanan juga terus membanjir.

Baca Juga :Potongan Kaki Ditemukan di Ponorogo, Diduga Kuat Milik Korban Mutilasi di Kabupaten Ngawi

Untuk wakul bambu peminatnya dari luar Jawa. Seperti Kalimantan, Jawa Timur, Sidoarjo, Jawa Tengah Semarang. Sedangkan miniatur kapal yang banyak peminatnya daerah Lampung, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan untuk wakul besar banyak peminatnya dari Bali dan Semarang.

“Untuk produk yang terjual sekitar 100 per bulan. Sementar untuk omzet sekitar Rp 12 juta,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *