Ciptakan ‘Dual Track’ agar Siswa Lulus Bisa Dapat Kerja

Ciptakan 'Dual Track' agar Siswa Lulus Bisa Dapat Kerja
Pembina dan Kepala SMA Budi Utomo, Gadingmangu, Kecamatan Perak, telah meresmikan program 'Dual Track' mandiri demi kebutuhan siswa lulus langsung bekerja Rabu (5/2). (sejahtera.co)

Sementara itu, Heboh Handono selaku Kepala Sekolah SMA Budi Utomo Gadingmangu Perak juga menyampaikan bahwa program Dual Track ini berangkat dari kebutuhan siswa setelah lulus. Jadi Program Dual Track ini dijalankan secara mandiri dan diluar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sehingga tidak bertabrakan dengan aktivitas pendidikan formal.

Baca Juga :Pastikan Kondisi Fisik Prima, Ratusan Personel Polres Blitar Dicek Kesehatannya

“Program ini dapat menambahi materi akademis maupun non akademis, yang disesuaikan dengan harapan pemerintah maupun sekolah. Dan saat ini ada 7 pelatihan vokasi yang berangkat dari kebutuhan orang tua, siswa, dukungan pondok, yayasan dan mitra kerja,” imbuh Heboh Handono.

Read More

Konsep program Dual Track ini sudah berjalan 2-3 tahun, untuk kelas 10, 11 dan 12, dan diikuti secara berjenjang oleh siswa. Kurang lebih 1.678 siswa diberi keleluasaan untuk memilih ekstrakurikuler yang diminati, tanpa diwajibkan.

“Hal ini memungkinkan untuk orang tua siswa tidak mengeluarkan biaya yang berat, karena sesuai kebutuhan. Program ini tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, melainkan murni mandiri dari usaha sekolah dan bantuan dari mitra kerjasama,” tungkasnya.

Baca Juga :Mangkrak Selama 9 Tahun, IPLT di Tulungagung Akhirnya Beroperasi Kembali, Dipastikan Tak Timbulkan Bau

Perlu diketahui,  program Dual Track mandiri yang digagas oleh SMA Budi Utomo Gadingmangu, Perak, berbeda dengan program Doble Track pendidikan yang dicanangkan pemerintah, yang cenderung menjadi bagian dari KBM.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *